Nama : Dendy Nurkhosim
Kelas : Tadris Ilmu Pengetahuan 5-A
NIM : 12209193052
Absen : 25
Konsep Dasar Assesmen dan Evaluasi Pembelajaran
Assesmen pembelajaran dipahami sebagai pengambilan data
informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan
program pembelajaran yang akan diterapkan terhadap siswa. Secara sederhana
assesmen digunakan untuk mengukur karakteristik siswa, namun dalam
pelaksanaanya terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu (pengukuran,
penilaian, dan test). Pengukuran, alat ukur biasanya berupa kilogram, meter dll
tetapi dalam dunia pendidikan proses pengukuran pembelajaran berupa angka-angka
yang mencerminkan hasil pencapaian belajar seorang siswa. Pengukuran,
ini biasanya bersifat kuantitatif dan belum bisa digunakan acuan terhadap
tingkat kualitas belajar sebab hasil pengukuran masih bersifat mentah. Evaluasi, merupakan penentuan ketetapan
terhadap kualitas pengukuran melalui cara membandingkannya dengan kriteria tertentu
biasnya berupa kemampuan minimal yang harus dicapai. Tes, merupakan sebuah pertanyaan maupun tugas yang harus dijawab
guna mengetahui tingkat pemahaman terhadap suatu cakupan materi yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran. Melakukan sebuah assesmen biasanya diawali dengan
menyusun tes maupun non tes sebagai alat ukur dalam dunia pendidikan, hasil
pengukuran dilanjutkan dengan penilaian berupa pembadingan dengan kreteria tertentu sebagai dasar pengambilan keputusan
dalam pembelajaran.
Evaluasi pembelajaran merupakan identifikasi ataupun
untuk melihat apakah program pendidikan bisa mencapai target atau tidak, dalam
tingkat efisiennya apakah tinggi tingkatannya ataupun rendah dalam
pelaksanaannya. Adapun tujuan assesmen secara umum ada enam. 1, Dengan adanya
assesmen seorang pengajar akan tau tingkat pencapaian seorang siswa dalam
menempuh pendidikannya. 2, seorang pengajar bisa langsung melakukan umpan balik
kepada siswa tanpa menunggu ulangan semester. 3, sebagai pengajar kita bisa memantau secara terus menerus kemajuan
kemampuan belajar siswa kita. 4, hasil pemantauan yang secara terus menerus
bisa digunakan seorang pengajar dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegiatan
belajar mengajar. 5, hasil pemantauan bisa digunakan sebagai landasan dalam
alternatif penilaian yang ingin digunakan. 6, hasil assesmen bisa digunakan
sebagai informasi untuk diberikan kepada piihak sekolah tentang
tingkat efektifitas pendidikan yang tengah berlangsung.
0 komentar:
Posting Komentar