Senin, 06 September 2021

Konsep Dasar Assesmen dan Evaluasi Pembelajaran

 Nama  : Dendy Nurkhosim

Kelas  : Tadris Ilmu Pengetahuan 5-A

NIM   : 12209193052

Absen : 25

 

Konsep Dasar Assesmen dan Evaluasi Pembelajaran

 

Assesmen pembelajaran dipahami sebagai pengambilan data informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan program pembelajaran yang akan diterapkan terhadap siswa. Secara sederhana assesmen digunakan untuk mengukur karakteristik siswa, namun dalam pelaksanaanya terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu (pengukuran, penilaian, dan test). Pengukuran, alat ukur biasanya berupa kilogram, meter dll tetapi dalam dunia pendidikan proses pengukuran pembelajaran berupa angka-angka yang mencerminkan hasil pencapaian belajar seorang  siswa. Pengukuran, ini biasanya bersifat kuantitatif dan belum bisa digunakan acuan terhadap tingkat kualitas belajar sebab hasil pengukuran masih bersifat mentah. Evaluasi, merupakan penentuan ketetapan terhadap kualitas pengukuran melalui cara membandingkannya dengan kriteria tertentu biasnya berupa kemampuan minimal yang harus dicapai. Tes, merupakan sebuah pertanyaan maupun tugas yang harus dijawab guna mengetahui tingkat pemahaman terhadap suatu cakupan materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Melakukan sebuah assesmen biasanya diawali dengan menyusun tes maupun non tes sebagai alat ukur dalam dunia pendidikan, hasil pengukuran dilanjutkan dengan penilaian berupa pembadingan dengan kreteria  tertentu sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembelajaran.

Evaluasi pembelajaran merupakan identifikasi ataupun untuk melihat apakah program pendidikan bisa mencapai target atau tidak, dalam tingkat efisiennya apakah tinggi tingkatannya ataupun rendah dalam pelaksanaannya. Adapun tujuan assesmen secara umum ada enam. 1, Dengan adanya assesmen seorang pengajar akan tau tingkat pencapaian seorang siswa dalam menempuh pendidikannya. 2, seorang pengajar bisa langsung melakukan umpan balik kepada siswa tanpa menunggu ulangan semester. 3, sebagai pengajar kita  bisa memantau secara terus menerus kemajuan kemampuan belajar siswa kita. 4, hasil pemantauan yang secara terus menerus bisa digunakan seorang pengajar dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegiatan belajar mengajar. 5, hasil pemantauan bisa digunakan sebagai landasan dalam alternatif penilaian yang ingin digunakan. 6, hasil assesmen bisa digunakan sebagai  informasi  untuk diberikan kepada piihak sekolah tentang tingkat efektifitas pendidikan yang tengah berlangsung.

0 komentar:

Posting Komentar